RENUNGAN Part 1
Astaghfirullahhal 'adzim
berkali-kali kata itu q baca dalam hati
entah berapa banyak yang q pikirkan saat dalam perjalanan menuju rumah ilmu yang saat ini sering q kunjungi meskipun semestinya ini adalah waktu liburan. Liburan yang umumnya dinikmati dengan bersantai di rumah mengerjakan kegiatan-kegiatan favorit, atau sekedar bermalas-malasan, atau juga pergi ke tempat yang asyik dan menyenangkan. Tetapi nampaknya, liburan ini tidak berlaku bagi q. Ada saja pekerjaan yang membuat q terhubung dengaan kegiatan-kegiatan kampus. Mulai dri ngecek-in nilai-nilai yang udah keluar, nyariin dosen untuk konsultasi-minta tanda tangan-dan lain-lain (haa ribet ya, tapi nggaklah. ini namanya kehidupan mahasiswa)
Balik lagi ke kata yang berulang2 q ucapkan tanpa suara ini
Sebenarnya pagi itu, aq harus berangkat setidaknya sebelum jam 9. Rencananya mau bertemu dosen dan urusan percepatan skripsi. Tapi banyak hal-hal diluar dugaan pagi itu. Persiapan pelaksanaan rencana dimulai dengan membuat proposal dan beberapa tulisan agar ada hasil tertulis yang dapat dipublikasikan untuk memenuhi syarat tertentu. Persiapan itu q lakukan sampai hari H jam setengah 7 pagi.
#uwaaa,, lamanya ya >>> bawaan nervous mungkin
Alhasil dari persiapan tersebut adalah serangan kantuk (padahal jam 9 udah harus ngetem dihalte bis nih) sehingga aq pun tertidur. Sebelum tertidur, ibu sedang menyiapkan bekal untuk adik-adikku berangkat ke sekolah. Ibuku sangat penyayang dan perhatian. Oh ya balik lagi, sebelum mulai tidur, ibu menyuruh q untuk mium teh dulu dan makan sarapan dulu mumpung masih hangat. Q membutuhkan istirahat saat itu setidaknya 45 menit sampai 1 jam. Akan tetapi, tawaran ibu itu jika q terima akan membuat q tak bisa tidur. Kenapa, karena pastinya sistem tubuh akan berkerja lebih aktif untuk mencerna makanan sedangkan istirahat dan tidur memerlukan suatu ketenangan.
Hmm, KETENANGAN
yaa, itulah yang dicari sebenarnya
aq temasuk orang yang ga bisa tidur cepet, karena udah terlanjur jadi pemikir kali ya (hhaha :D)
selang antara waktu mulai merasa ngantuk dan waktu benar2 akan tertidur q cukup lama yaitu berkisar antara 15 menit sampai 2 jam. Hoo, kebayang ga 2 jam setelah kamu guling2 di kasur barulah kamu benar2 ngalamin yang namanya TIDUR
Ahh, ngga fokus nie yang cerita (^_^)
yapzz, jadi aq pun tidur
but, belum abis ni ceritanya
mmm, lanjut lagi ya
Kemudian, aq kebangun jam 9 kurang 15 menit. Hampir 2 jam lah waktu tidurnya. Tapi, bangun tidur bukannya bahagia karena bisa tidur melainkan ga seneng karena kelewatan 1 jam dari target awal. Alhasil sempet marah sama yg duluan bangun. Cepet2 aja mandi dan kemudian berangkat. Tetapi tetep aja, ibu udah beliin kue sama bibi kue yang suka lewat pagi2.
well, hari itu pasrah aja antara ngarep dapet bis cepet atau harus ngikutin sopir ngetem.
Dalam perjalanan, emosi ga jelas bawaan yg ga stabil dan beberapa kekecewaan yang beberapa hari belakangan rajin nyetor bikin banyak curhatan2 ama diri sendiri. SENDIRI??
yaa, SENDIRI
Dalam perjalanan itu, aq curhat pada diri q sendiri. Loh koq BISA??
Ini curhatan hati dengan akal. Ada banyak tanya-jawab, sanggahan dan saran pada drama percurhatan itu, ada juga tangis (tapi berhubung ini antara hati dan akal aja jadi ga ada yg tw kecuali ada manusia super yg punya kemampuan membaca pikiran atau hati org).
***sebagian teks dihilangkan***
Dari sini dari perenungan ini aq puas bercurhat ria dengan diri q sendiri. Setiap menyadari kesalahan hati q pun spontan beristighfar (dalam hati). Aq menyadari bahwa aq tak pantas untuk membagi kesal pada mereka yang sebenarnya sangat perhatian dan sayang pada q.
Alhamdulillah setelah perenungan ini, hati q kembali LAPANG dan aq mensyukuri bahwa Allah masih menjagaku dari kejahatan tipu daya syetan yang setiap hari menyerang hati manusia. Semoga, perenungan ini selalu membawa kelapangan dan solusi2 terbaik bagi pertanyaan dan masalah yang q hadapi.
Aminn ya robbal 'alamin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar